Tampilkan postingan dengan label dgn berbagi aku bisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dgn berbagi aku bisa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Oktober 2012

Garam dan Telaga

Suatu ketika, hiduplah seorang pemuda yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang sahabatnya yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.
Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. pemuda yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta sahabatnya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar pemuda itu.
“Pahit. Pahit sekali”, jawab sang sahabat, sambil meludah kesamping.
Pemuda itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak sahabatnya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.
Pemuda itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat sahabat itu selesai mereguk air itu, Sang Pemuda berkata lagi, “Bagaimana rasanya?”.

Rabu, 29 Februari 2012

Wong Fei Hung(Pahlawan Negeri Tiongkok) adalah Muslim Sejati,tapi Pemerintah Komunis menutup2inya.

Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?

Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.


Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.
Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.


Minggu, 26 Februari 2012

Dgn berbagi, Aku bisa!!,, Buktiin dech!!!

Salam hangat Sahabat Hebatku,
Gak bosan rasanya menemui antum di sela-sela waktu berhargamu, untuk berbagi ilmu dan motivasi, semoga antum masih setia membaca dan menerapkan artikel ini untuk kehidupan antum yang lebih Hebat. Amiin…
Bicara soal Berbagi, Hal apa yang sudah antum bagi_in hari ini? Apa antum udah melakukannya? Kalau sudah, Ayo.. serta kan dengan hati yang ikhlas ya.. maka rasakan mamfaat yang luar biasa untuk antum dan orang yg Menerima pemberian antum. Pasti hidupmu lebih Berkah. Di JAMIN HEBAT..
Sahabat Hebatku, Seorang pengusaha pernah mengatakan hal ini, “jika Aku mempunyai uang seratus ribu satu lembar dan Kamu mempunyai uang sepuluh ribu sepuluh lembar, lalu uang itu ditukar, nilainya akan sama,bukan? Saya dan anda tetap mempunyai uang seratus ribu. Akan tetapi berbeda jika Aku dan Kamu masing-masing mempunyai satu buah ‘ide’ lalu kita saling Tukeran nih, Nah kira-kira apa yg terjadi? Aku akan mempunyai dua buah ‘ide’ dan Tentu Kamu pun akan menerima hal yang sama,bukan? “mengapa bisa demikian? Itulah yang dinamakan Kekuatan Berbagi!! (Masih bersemangat!! Yuk kita lanjutkan,